Monday, January 29, 2018

Jokowi dan Soekarno

Pada tanggal 18 Mei 1961, Presiden Soekarno melakukan lawatan pertama kali ke Afghanistan dan disambut dengan karpet merah dan upacara megah oleh raja Afghanistan Mohammed Zahir Shah
Dan setelah 57 th berlalu, akhirnya Presiden Indonesia Joko Widodo melakukan lawatan kedua yang tentu saja sangat bersejarah bagi kedua negara
Namun ada perbedaan mendasar antara dua kunjungan Presiden RI tsb
Situasi dan kondisi Afghanistan saat kunjungan Presiden Soekarno dengan saat Presiden Jokowi berkunjung sudah jauh berbeda. Setengah abad setelah kunjungan pertama Presiden Inonesia, Afghanistan telah porak-poranda dilanda konflik berkepanjangan, serangan dari Amerika Serikat dan pertempuran dengan kelompok militan.
Bahkan beberapa jam sebelum kunjungan Presiden Jokowi, Ibu Kota Kabul baru saja diguncang ledakan bom dan serangan kelompok militan yang menewaskan setidaknya lima orang tentara.
Jadi jika masih ada yang beranggapan bahwa Presiden Joko Widodo itu pengecut dan lain sebagainya
Mungkin berita ini sedikit banyak menunjukan seberapa besar nyali seorang Joko Widodo
Kira kira siapa yang mau datang kedaerah konflik, dimana sewaktu waktu nyawa bisa melayang?
Bahkan dulu konon ada mantan jenderal yang sampai sampai kabur keluar negeri karena takut nyawanya terancam
Bahkan juga konon ada cerita tentang imam besar yang katanya siap jihad mati syahid tapi sampai sekarang kabur ga pulang pulang
Nah silakan ukur sendiri sebesar apa nyali mereka jika dibandingkan dengan Presiden RI Joko Widodo.
Tulisan Dodi Irawan di akun fb nya.


No comments:

Post a Comment